PEMERINTAH MENGANAK TIRIKAN GURU?? GURU DIBAWAH KEMENDIKBUD DIPAKSA UKG, KEMENTERIAN LAIN TIDAK??

Salam sukses buat rekan-rekan Bapak/Ibu Guru sekalian. Berikut kami dari Situs Guru Indonesia memberikan berita mengenai rekan-rekan Guru yang berada di bawah Kemendikbud seolah-olah dipaksa mengikuti UKG. Silahkan disimak beritanya dan semoga bermanfaat...

Bulan ini merupakan awal dari pelaksanaan UKG untuk Guru-guru yang berada dibawah Kemendikbud. Berbagai tanggapan dan komentar positif dan negatif dari berbagai kalangan terutama dari para rekan-rekan Guru yang ditujukan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.



Pelaksanaan Uji Kompetensi Guru (UKG) hanya dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Guru-guru yang bernaung di instansi lain seperti di Kementerian Agama, Kesehatan dan pada Kementerian lainnya tidak melaksanakan Uji Kompetensi Guru (UKG).
"Ini kok Pemerintah memperlakukan guru-guru seperti anak tiri dan anak kandung. Guru-guru dibawah Kemendikbud dipaksa tes UKG, yang lainnya malah tidak". Kritik Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB-PGRI) Sulistiyo kepada JPNN, Senin (16/11).
Perbedaan perlakuan ini, lanjutnya, dapat memicu kecemburuan di kalangan guru-guru. Guru Agama dan Guru Kemendikbud saling membandingkan.
"Iya kalau gaji guru hasil UKG dengan tidak UKG berbeda, ini kan sama semua. Tapi guru Kemendikbud terus mendapatkan tekanan." Ucapnya
Dia pun meminta para pejabat Kemendikbud membuat program peningkatan kompetensi guru lebih matang dan tidak asal jadi.
"Jangan berpikir bagaimana anggaran itu bisa terserap maksimal, tanpa memikirkan programnya kena sasaran atau tidak, " tandas Sulistiyo
Demikian informasi yang kami berikan dan semoga bermanfaat. Terima kasih.
Sumber: jpnn.com   

1 Response to "PEMERINTAH MENGANAK TIRIKAN GURU?? GURU DIBAWAH KEMENDIKBUD DIPAKSA UKG, KEMENTERIAN LAIN TIDAK?? "

  1. Jangan jadi guru kalau bersifat cemburu.tapi jadilah jati diri sendiri.
    Anda berkarya anda yg dapat.tidak mungkin orang lain.bersifat dewasa.jangan kekana kanakan.bertitel guru

    BalasHapus