SIMAK BERITANYA!! PNS DIPASTIKAN GAJIAN 14 KALI MULAI TAHUN DEPAN, INI PENJELASANNYA

Simak beritanya !! Berikut adalah penjelasan mengenai Tunjangan Hari Raya (THR) bagi PNS, TNI dan POLRI, bahwa mulai tahun depan akan menerima gaji 14 kali. Semoga bermanfaat...
Pemerintah pastikan ada Tunjangan Hari Raya (THR) untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS), Kepolisian dan TNI pada tahun depan. Seiring dengan telah disetujuinya Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016 oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) maka para abdi negara bakal gajian 14 kali tahun depan.



"Tahun ini memang tidak ada kenaikan gaji untuk PNS tapi kita akan memberikan THR," ungkap Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro dalam konferensi pers di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Selasa (3/11/2015)
Bambang menegaskan bahwa THR adalah tambahan hak untuk para pegawai. Sehingga dengan 12 gaji yang diterima setiap tahunnya, ditambah dengan gaji ke 13, maka secara total, gaji yang diterima nantinya adalah 14 kali gaji.
"THR merupakan bagian terpisahkan dari gaji ke 13 yang setiap tahunnya dibayarkan," imbuhnya.
Sementara itu, besaran untuk penyaluran THR adalah selama satu bulan gaji. Waktu penyalurannya‎ akan disesuaikan dengan pelaksanaan lebaran Idul Fitri.
"Besarannya itu satu kali gaji," tegas Bambang.
Bambang menambahkan, para pensiunan PNS, TNI dan. Polri juga akan menerima jatah THR. Akan tetapi besarannya berbeda dengan pegawai aktif, yakni sebesar 50%.
"Untuk yang pensiunan, besaran THR nya adalah 50%‎," tukasnya

Sumber: detik.com

4 Responses to "SIMAK BERITANYA!! PNS DIPASTIKAN GAJIAN 14 KALI MULAI TAHUN DEPAN, INI PENJELASANNYA"

  1. PNS semakin sejahtera smentara honorer hanya di peras tenganya tanpa upah yg layak,padahal beban kerja sama contohnya guru PNS dan honorer,katanya pemerintah mengalami defisit anggaran tp knp PNS saja yg di sejahterakan?padahal para honorer jg sngat berperan penting dlm mencerdaskan bangsa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. jangan bilang "diperas" kayaknya kurang pas. memang sama beban kerja antara honorer dan PNS. tapi bagaimanapun para honoren di rekrut berdasarkan perjanjian, baik itu beban kerja maupun gaji. kalaupun tidak mau dengan gaji segitu alangkah bijak jika kita mencari pekerjaan lain, dari pada mendidik putra putri bangsa dengan setengah hati

      Hapus
    2. Coba km merasakan dulu jd honorer puluhan tahun biar tahu rasanya "SAKIT". Kalimatmu tak ubahnya kata "TAQWA" mudah terucap namun sulit melaksanakan.bicaramu laksana org alim yg bujak namun rasanta sesak didadaq dada kami para honorer

      Hapus
  2. PNS semakin sejahtera smentara honorer hanya di peras tenganya tanpa upah yg layak,padahal beban kerja sama contohnya guru PNS dan honorer,katanya pemerintah mengalami defisit anggaran tp knp PNS saja yg di sejahterakan?padahal para honorer jg sngat berperan penting dlm mencerdaskan bangsa.

    BalasHapus