DIRJEN GTK : UNTUK TAHUN 2016 TIDAK ADA PENGANGKATAN HONORER TERMASUK GURU. BERIKUT ALASANNYA

Penjelasan berikut terkait informasi pengangkatan Honorer menjadi CPNS untuk tahun 2016 seperti yang dijelaskan oleh Dirjen GTK. selengkapnya berikut informasinya.
Masih banyak pekerjaan rumah yang dihadapi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) pada Hari Guru Nasional (HGN) yang diperingati pada 25 November. Pekerjaan itu di antaranya pengangkatan guru honorer dan pendistribusian tenaga pendidik yang tidak merata.
”Sebenarnya guru honorer antara masalah dan tidak masalah. Masalah ketika guru honorer tidak diberi penghargaan yang tidak sesuai dengan tanggung jawabnya, tetapi itu tergantung pada pemerintah daerah (pemda) dan sekolahnya.

Tapi, masalah utamanya adalah distribusi. Kita secara nasional kelebihan guru,” kata Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemdikbud, Sumarna Surapranata saat ditemui di kantornya, Jakarta, Rabu (23/11). Pranata menjelaskan sejak tahun 2014 seleksi untuk calon pegawai negeri sipil (CPNS) dilakukan secara terbuka tanpa terkecuali bagi guru-guru honorer kategori 1 (K-1) dan K-2.
Namun, berdasarkan PP 48/- 2005 jo PP 43/2007 jo PP 56/2012 disebutkan bahwa tidak ada lagi pengangkatan honorer termasuk di dalamnya guru.
”Bagi guru honorer K-2 diberikan kesempatan untuk seleksi tetapi sebagian besar tidak lulus. Karena sudah diberikan kesempatan seleksi maka terbuka untuk siapa saja,” terangnya. Para guru honorer tersebut, lanjut Pranata, bisa menjadi pegawai negeri jika mereka mengikuti tes dan seleksi. ”Tetapi ada persyaratannya. Pertama, usianya dibatasi atau memenuhi peraturan, tidak boleh lebih pada usia tertentu,” terangnya.
Kedua, untuk pengangkatan PNS atau CPNS bukanlah urusan pemerintah pusat, tetapi formasi diberikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). ”Formasi akan diberikan Kemenpan, apabila belanja pegawai satu daerah bisa mencukupi atau bisa memenuhi kebutuhan belanja pegawainya. Kalau tidak bisa memenuhi maka Kemenpan tidak akan memberikan formasi,” jelasnya.
Jumlah Guru
Saat ini, jumlah guru di Indonesia 2.922.826 orang. Mereka terdiri atas guru honor sekolah yaitu 917.313, guru tetap 501.739 dan guru PNS 1.503.774. Sementara total guru bersertifikat dan mendapat TPG berjumlah 1.450.046 orang, terdiri atas PNS (Pusat dan PNSD) 1.222.120 orang dan non- PNS 227.926 orang.
Pranata menegaskan tahun 2016, tidak ada perekrutan PNS termasuk guru tetapi ada seleksi untuk tiga kategori yaitu Guru Garis Depan (GGD), Tenaga Kesehatan dan Bidan, serta Pertanian. ”Itu pun kuotanya terbatas.
Untuk GGD kuota sebanyak 7.000, sedangkan pertanian sekitar 7.600.” Seleksi GGD dibuka khusus bagi para lulusan Program Profesi Guru (PPG) pasca-Program Sarjana Mendidik di daerah terdepan, terluar dan tertinggal (SM3T), PPG S-1 PGSD Berasrama, PPG SMK Kolaboratif, PPG Basic Science dan PPGT. Terkait dengan honor bagi guru honorer, Pranata mengatakan bahwa gaji mereka diatur oleh pemda, jadi bukan aturan pemerintah pusat.
Guru, kata Pranata, menjadi hak pemda. Di mana mekanisme pembayaran gaji mereka disesuaikan dengan jam mengajar. ”Memang ada yang sebagian guru mengajar full tetapi ada juga yang mengajar 4 jam. Jadi, tergantung mata pelajarannya,” tuturnya.
Saat ini, pemerintah sedang merancang berapa batas minimum atau gaji untuk guru honorer, tetapi kebijakan tersebut tidak bisa diterapkan secara umum. Sebab, hal itu tergantung pada sekolah. Ada guru yang diangkat oleh kepala sekolah, ada juga guru yang diangkat oleh gurunya sendiri, ada oleh yayasan dan berbagai macam.
”Itu tidak bisa disamaratakan. Nanti kita buat regulasi, apakah regulasi UMR atau UMK. Hal itu, sedang kita kaji tetapi itu tergantung pada UMR daerah, misalnya, regional tergantung pada sekolahnya,” katanya. 
Demikian informasi yang kami sampaikan terkait Honorer seperti yang kami lansir dari suaramerdeka.com. Semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat dan terima kasih.

0 Response to "DIRJEN GTK : UNTUK TAHUN 2016 TIDAK ADA PENGANGKATAN HONORER TERMASUK GURU. BERIKUT ALASANNYA"

Posting Komentar