PRESIDEN JOKOWI INSTRUKSIKAN PELAPORAN SPJ DISEDERHANAKAN, BAIK UNTUK GURU DAN DI PEMERINTAHAN

Berbagai kebijakan yang dilakukan oleh Pemerintah untuk meningkatkan kinerja di setiap lini pelayanan publik. Kebijakan kali ini oleh Presiden Jokowi agar pelaporan surat pertanggungjawaban (SPJ) agar disederhanakan. Berikut penjelasan dari Presiden Jokowi.
residen Joko Widodo (Jokowi) menilai mekanisme pelaporan surat pertanggungjawaban (SPJ) perlu diperbaiki agar lebih sederhana.

“Sekarang yang namanya Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), tidak kelihatan lalu-lalang di sawah karena energinya habis untuk mengurus SPJ," kata Presiden dalam acara puncak Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi (KNPK) 2016 di Jakarta, Kamis (1/12).
Begitu halnya dengan tenaga pendidik yang aktivitasnya disibukkan dengan mengurus SPJ. "Guru dan kepala sekolah juga sama, lembur sampai tengah malam, saya tanya apa siapkan kegiatan program pendidikan? Ternyata tidak, ternyata mengurus SPJ,”
Hal yang sama terjadi di kantor pemerintahan seperti kantor gubernur, bupati, atau wali kota. "Ternyata sama mereka mengurus SPJ, SPJ, SPJ, SPJ. Laporan ternyata tebal, ada rangkap 16 sampai 44. Saya sudah berikan perintah maksimal dua (rangkap),” tegas Presiden.
Menurut Presiden, mekanisme SPJ terletak pada pengawasan. “Bukan laporannya yang banyak,” ucapnya.
Demikian informasi yang kami sampaikan terkait penyederhanaan SPJ seperti yang kami lansir dari beritasatu.com. Semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat dan terima kasih.

0 Response to "PRESIDEN JOKOWI INSTRUKSIKAN PELAPORAN SPJ DISEDERHANAKAN, BAIK UNTUK GURU DAN DI PEMERINTAHAN"

Posting Komentar