KEMENPAN-RB : LOWONGAN CPNS BARU HANYA DI MA DAN KEMENKUMHAM. KEMENTERIAN LAIN KAPAN??S

Selamat beraktifitas kami sampaikan kepada rekan-rekan sekalian. Berdasarkan informasi dari KemenPAN-RB bahwa untuk Tahun 2017 sementara ini perekrutan CPNS baru hanya berlaku di MA dan Kemenkumham. Bagaimana dengan kementerian yang lainnya? Berikut penjelasannya.

Untuk tahun ini pendaftaran CPNS yang dibuka baru dari Kementerian Hukum dan HAM dan Mahkamah Agung. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) secara resmi membuka penerimaan CPNS untuk MA dibuka 1.684 calon dan Kemenkumham dibuka 17.526 CPNS.


Menurut Kabiro Hukum dan Humas Kemenpan-RB Herman Suyatman, sampai saat ini belum ada pembukaan untuk penambahan CPNS lagi kecuali dua lembaga tersebut. Untuk penambahan CPNS di kementerian dan lembaga (K/L) lainnya masih dalam tahap pengkajian Kemenpan-RB.

"Sekarang yang bukan Kemenkum HAM dan MA. Yang lainnya masih pengkajian dan dalam pendalaman. Belum ada pembukaan CPNS yang baru," ujarnya saat dihubungi Okezone.


Sementara itu, terkait dengan progres pendaftaran CPNS (1-31 Agustus 2017), saat ini berjalan dengan baik. Kendala seperti ketidakcocokan nomor induk kependudukan (NIK) beberapa waktu lalu sudah bisa diatasi.

"Kendala kemarin ada terkait teknikal sudah diberikan jaminan dan sudah selesai. Keluhan peserta bersama dengan dinas terkait di Kabupaten/Kota sudah diatasi,"ujarnya.

Sebagai informasi, di hari kedua bukaan pendaftaran CPNS tercatat antusias masyarakat begitu tinggi. Tercatat sebanyak 451.672 orang mengakses portal sscn.bkn.go.id. Dari jumlah itu, 159.692 orang berhasil membuat akun baru. Total untuk calon pelamar menjadi 85.000 di hari kedua.
Demikian informasi yang kami sampaikan terkait perekrutan CPNS Tahun 2017 seperti yang kami lansir dari okezone.com. Semoga informasi yang kami sampaikan ini dapat bermanfaat untuk kita semua dan terima kasih.

0 Response to "KEMENPAN-RB : LOWONGAN CPNS BARU HANYA DI MA DAN KEMENKUMHAM. KEMENTERIAN LAIN KAPAN??S"

Posting Komentar